Kehidupan Islami

http://hardiwinoto.com Kehidupan Islami

A. Kehidupan Pribadi

A. 1. Dalam Aqidah
A. 1.1. Setiap Muslim harus memiliki prinsip hidup dan kesadaran imani berupa tauhid kepada Allah SWT yang benar, ikhlas, dan penuh ketundukan sehingga terpancar sebagai Ibad ar Rahman yang menjalani kehidupan dengan benar-benar menjadi Mukmin, Muslim, Muttaqin, dan Muhsin yang paripurna.
A. 1.2. Setiap Muslim wajib menjadikan iman dan tauhid sebagai sumber seluruh kegiatan hidup, tidak boleh mengingkari keimanan berdasarkan tauhid itu, dan tetap menjauhi serta menolak syirik, takhayul, bid’ah, dan khurafat yang menodai iman dan tauhid kepada Allah SWT.
A. 2. Dalam Akhlaq
A. 2.1. Setiap Muslim dituntut untuk meneladani perilaku Nabi dalam mempraktekkan akhlak mulia, sehingga menjadi uswah hasanah yang diteladani oleh sesama berupa sifat sidiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
A. 2.2. Setiap Muslim dalam melakukan amal dan kegiatan hidup harus senantiasa didasarkan kepada niat yang ikhlas dalam wujud amal-amal shalih dan ihsan, serta menjauhkan diri dari perilaku riya, sombong, ishraf, fasad, fahsya, dan kemunkaran.
A. 2.3. Setiap Muslim dituntut untuk menunjukkan akhlak yang mulia (akhlaq karimah) sehingga disukai/diteladani dan menjauhkan diri dari akhlak yang tercela (akhlaq madzmumah) yang menyebabkan dibenci dan dijauhi sesama.
A. 2.4. Setiap Muslim di mana pun bekerja dan menunaikan tugas mupun dalam kehidupan sehari-hari harus benar-benar menjauhkan diri dari perbuatan korupsi dan kolusi serta praktik-praktik buruk lainnya yang merugikan hak-hak publik dan membawa kehancuran dalam kehidupan di dunia ini.
A. 3. Dalam Ibadah
A. 3.1. Setiap Muslim dituntut untuk senantiasa membersihkan jiwa/hati ke arah terbentuknya pribadi yang muttaqin dengan beribadah yang tekun dan menjauhkan diri dari jiwa/nafsu yang buruk, sehingga terpancar kepribadian yang shalih yang menghadirkan kedamaian dan kemanfaatan bagi diri dan sesamanya.
A. 3.2. Setiap Muslim melaksanakan ibadah mahdhah dengan sebaik-baiknya dan menghidup suburkan amal nawafil (ibadah sunnah) sesuai dengan tuntunan Rasulullah serta menghiasi diri dengan iman yang kokoh, ilmu yang luas, dan amal shalih yang tulus sehingga tercermin dalam kepribadian dan tingkah laku yang terpuji.
A. 4. Dalam Muamalah Duniawiyah
A. 4.1. Setiap Muslim harus selalu menyadari dirinya sebagai abdi dan khalifah di muka bumi, sehingga memandang dan menyikapi kehidupan dunia secara aktif dan positif serta tidak menjauhkan diri dari pergumulan kehidupan dengan landasan iman, Islam, dan ihsan dalam arti berakhlakul karimah.
A. 4.2. Setiap Muslim senantiasa berfikir secara burhani, bayani, dan irfani yang mencerminkan cara berfikir yang islami yang dapat membuahkan karya-karya pemikiran maupun amaliah yang mencerminkan keterpaduan antara orientasi hablu mina allah dan hablu minnannas, serta maslahat bagi kehidupan umat manusia.
A. 4.3. Setiap Muslim harus mempunyai etos kerja islami, seperti kerja keras, disiplin tidak menyia-nyiakan waktu berusaha secara maksimal/optimaluntuk mencapai suatu tujuan.

B. Kehidupan Dalam Keluarga

B.1. Kedudukan Keluarga
B. 1.1. Keluarga, merupakan tiang utama kehidupan umat dan bangsa sebagai tempat sosialisasi nilai-nilai yang paling intensif dan menentukan. Karena itu, menjadi kewajiban setiap Muslim untuk mewujudkan kehidupan keluarga yang sakinah mawadda, warrahmah yang dikenal dengan keluarga sakinah.
B. 1.2. Keluarga keluarga Muslim dituntut untuk benar-benar dapat mewujudkan keluarga sakinah yang terkait dengan pembentukan gerakan jamaah dan dakwah jamaah menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
B. 2. Funsgi keluarga
B. 2.1. Keluarga Muslim perlu difungsikan selain dalam mensosialisasikan nilai-nilai ajaran islam juga melaksanakan fungsi kaderisasi, sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi Muslim yang dapat menjadi pelangsung dan penyempurna gerakan dakwah di kemudian hari.
B. 2.2. Keliuarga Muslim dituntut keteladanan (ushwah hasanah) dalam mempraktekkan kehidupan yang islami yakni tertanamnya ihsan/kebaikan dalam berkeluarga.

Hardiwinoto Muchtar

Hardiwinoto adalah seorang peneliti ekonomi, dosen, kolomnis, dan pegiat sosial. Kegiatan yang dilakukan terkait dengan koleksi buku-buku ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, sastra dan sejarah.

Artikel Menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *